
Gedung SMPN Padang Sago
Sebagian besar gedung sekolah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Padang Sago, Padang Pariaman rusak berat akibat gempa (30/9/2009). Para siswa belajar di sekolah darurat yang terbuat dari kayu, beratap seng, dan berdinding triplek. Ruangan kelas sangat sempit sehingga para siswa harus duduk berdesak-desakan. Jumlahnya pun sangat terbatas sehingga pengelola sekolah menerapkan sistem kelas pagi dan kelas siang.
Di akhir Desember 2009, jalan keluar atas permasalahan di atas sudah mulai ada titik terang. Senin (28/12/2009) Dinas Pendidikan Kecamatan Padang Sago mengadakan kegiatan sosialisasi pembangunan kembali gedung dan fasilitas sekolah yang rusak karena gempa. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Camat Padang Sago, Komite Sekolah, Wali Nagari, Fasilitator Lapangan CWF-OBEP, dan tokoh-tokoh masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan mengatakan pembangunan gedung akan dimulai pada 15 Januari 2010. Material dan alat yang dibutuhkan didatangkan dari Singapura. Pembangunan ini merupakan bantuan dari Deucth Grant Pemerintah Negeri Belanda. Warga bersepakat akan menjaga keamanan material dan alat-alat dan membantu tenaga secara gotong-royong.
Desmawati, Pegiat Radio Komunitas Padang Sago FM.
Fotografer: Rian Sukri
wahhh iyoo bana rusakk gedung iko kini ko yo….
awak alah alumni kiini ndak tau kalau rusak dek gampo